Musker III PCNU Gresik 2026, Dr. KH. Mulyadi Ungkap Inovasi Sistem Zonasi hingga Transformasi Digital

Jam'iyyahMusker III PCNU Gresik 2026, Dr. KH. Mulyadi Ungkap Inovasi Sistem Zonasi hingga Transformasi Digital

GRESIK (SuaraNahdliyin.id) – Musyawarah Kerja (Musker) III PCNU Gresik Masa Khidmat 2021–2026 sukses digelar pada Ahad, 5 Juli 2026, di YPI Darussalam Cerme. Ketua PCNU Gresik, Dr. KH. Mulyadi, M.M., dalam sambutannya menyampaikan sejumlah inovasi yang dilakukan PCNU Gresik.

Selain itu, memasuki penghujung masa khidmat kepengurusan yang akan berakhir di bulan November 2026 mendatang, Dr KH Mulyadi bersyukur karena PCNU Gresik mampu membangun sinergi yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, organisasi kemasyarakatan Islam, hingga berbagai organisasi sosial di Kabupaten Gresik. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat peran Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat.

Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ihsan Menganti itu juga menegaskan bahwa kerja sama yang terjalin dengan seluruh jam’iyah NU telah menjadi pondasi organisasi yang semakin terstruktur, solid, dan masif.

Salah satu inovasi yang diinisiasi selama masa kepengurusan adalah penerapan sistem zonasi yang membagi wilayah menjadi Zona Selatan, Zona Tengah, dan Zona Utara. Sistem tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi serta menggerakkan organisasi hingga tingkat MWCNU dan ranting secara lebih efektif.

Tak hanya itu, Kiai Mulyadi turut menyoroti pentingnya transformasi digital melalui pengembangan Sistem Informasi Nahdlatul Ulama (SiNU). Menurutnya, digitalisasi administrasi merupakan langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola organisasi yang lebih profesional, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dalam kesempatan itu dia juga apresiasi kepada seluruh panitia, khususnya MWCNU Cerme. Kiai Mulyadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran panitia yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik sehingga Musker III PCNU Gresik dapat terlaksana dengan lancar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia PCNU Gresik, khususnya MWCNU Cerme, yang telah bekerja keras mempersiapkan terselenggaranya Musker III Masa Khidmat 2021–2026,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Gresik, H. Fandi Akhmad Yani, S.E., M.MB., turut menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan PCNU Gresik. Menurutnya, kolaborasi yang baik tersebut telah memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWCNU Cerme, Ustadz Harianto, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PCNU Gresik kepada MWCNU Cerme sebagai tuan rumah pelaksanaan Musker III.

“Merupakan sebuah kebanggaan bagi kami, khususnya warga Nahdliyin Cerme, dipercaya menjadi tuan rumah Musyawarah Kerja III PCNU Gresik. Semoga forum ini menghasilkan program-program terbaik bagi kemajuan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Gresik,” ungkapnya.

Pelaksanaan Musyawarah Kerja III PCNU Gresik ini diharapkan menjadi momentum evaluasi akhir masa khidmat sekaligus penyusunan langkah-langkah strategis organisasi ke depan.

“Selamat dan sukses atas terselenggaranya Musyawarah Kerja III PCNU Gresik Masa Khidmat 2021–2026. Semoga forum ini menjadi ikhtiar bersama dalam menjaga marwah organisasi, memperkuat khidmat kepada jam’iyah, serta menguatkan koherensi dan tata kelola organisasi demi kemaslahatan umat, bangsa, dan agama,” katanya. (jok)





Check out our other content

Check out other tags:

Most Popular Articles