10 PCNU di Jawa Timur Layangkan Dukungan Muktamar ke-35 NU di Ponpes Lirboyo

Jam'iyyahMuktamar NU10 PCNU di Jawa Timur Layangkan Dukungan Muktamar ke-35 NU di Ponpes Lirboyo

SURABAYA (SuaraNahdliyin.id) – Jelang penentuan lokasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), dukungan terhadap Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kota Kediri sebagai tuan rumah terus menguat. Tercatat ada 10 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Jawa Timur yang telah mengeluarkan surat resmi rekomendasi kepada PBNU agar Muktamar ke-35 NU dilaksanakan di Ponpes Lirboyo.

Kesepuluh PCNU tersebut, PCNU Kota Kediri, PCNU Kabupaten Kediri, PCNU Kabupaten Tulungagung, PCNU Kabupaten Trenggalek, PCNU Kabupaten Pasuruan, PCNU Kangean, PCNU Krasaan, PCNU Kota Malang, PCNU Kabupaten Sumenep, dan PCNU Nganjuk. Pengiriman surat rekomendasi dukungan dari PCNU di Jawa Timur ini tampaknya akan terus mengalir.

Ini terlihat dari data yang diperoleh SuaraNahdliyin.id dalam beberapa hari terakhir, jumlah dukungan dari PCNU di Jawa Timur terus bertambah. Tidak menutup kemungkinan, jumlah dukungan dari 9 PCNU di Jawa Timur bakalan terus bertambah.

Selain dukungan dari PCNU di Jatim, gelombang dukungan terhadap Ponpes Lirboyo Kota Kediri sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 NU 2026 dari sejumlah PWNU dan sekitar 74 PCNU di luar Jawa Timur juga semakin deras. Hal ini dikarenakan Ponpes Lirboyo memiliki nilai historis yang cukup panjang dalam perjalanan NU.

Pertimbangan lain dari PCNU-PCNU memberikan dukungan terhadap Ponpes Lirboyo, dikarenakan ponpes yang berada di Kota Kediri tersebut merupakan pesantren tertua dan berpengaruh di Indonesia yang secara konsisten menjaga tradisi Pendidikan Islam Ahlussunnah wal Jamaah, serta memiliki peran besar dalam mencetak ulama dan kader-kader terbaik NU.

Di samping itu, Ponpes Lirboyo juga memiliki fasilitas dan sarana prasarana yang memadai bagi berlangsungnya agenda Muktamar. “PP Lirboyo Kediri telah berpengalaman sebagai tuan rumah Muktamar ke-30 Nahdlatul Ulama Tahun 1999,” tulis pertimbangan dari PCNU Kabupaten Pasuruan yang mengusulkan Ponpes Lirboyo sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 NU.

Selain itu, PCNU-PCNU ini juga menyakini jika pelaksanaan Muktamar ke-35 NU digelar di Lirboyo bakal berlangsung tertib, aman, dan nyaman karena adanya wibaya pengasuh dan masyayikh Lirboyo, serta system keamanan pesantren juga area yang sangat luas dengan akses yang mudah dijangkau. “PP Lirboyo Kediri telah terbukti memiliki wibawa dalam mewujudkan islah di antara para pihak sehingga suasana rukun, guyub, Bersatu dan rasa persaudaraan diharapkan dapat mewarnai pelaksanaan Muktmar,” isi dari rekomendasi PCNU tersebut.

Dengan berbagai pertimbangan yang disampaikan puluhan PCNU dan beberapa PWNU di Indonesia ini, harusnya menjadi pertimbangan yang cukup penting bagi PBNU dalam menentukan lokasi Muktamar. Mengingat pada Sabtu-Ahad (4-5/7/2026) besok, tim panitia Muktamar dari SC dan sejumlah pengurus yang lain akan melakukan survei lokasi Muktamar, dan hasil survei tersebut akan diputuskan melalui sidang pleno di PBNU pada Selasa (7/7/2026) mendatang.

“Hasil survei tersebut akan dilaporkan dalam Rapat Harian Syuriyah-Tanfidziyah pada Selasa, 7 Juli 2026. Pada rapat itu sudah bisa diputuskan mengenai lokasi Muktamar yang final,” ujar Wakil Ketua Umum PBNU H Amin Said, yang juga Sekretaris organizing committee (OC).

Jika melihat dari daftar usulan lokasi Muktamar, dua pondok pesantren di Jawa Timur tampaknya cukup tepat jika ditempati pelaksanaan Muktamar, yakni Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang dan Ponpes Lirboyo Kota Kediri. Kedua Ponpes tersebut sama-sama berusia tua dan memiliki nilai historis yang panjang dalam perjalanan NU.

“Ada juga kemungkinan Pondok Pesantren Tambakberas, dengan catatan Tambakberas akan disurvei untuk lokasi pembukaan Muktamar,” kata H Amin Said kemarin.

Seperti diketahui, PBNU akan melakukan survei terhadap 9 pondok pesantren di lima provinsi yang menjadi usulan lokasi Muktamar NU. Diantaranya, Pondok Pesantren Syekh Al-Falah di Padang, Sumatra Barat; Pondok Pesantren Al-Hamid dan Pondok Pesantren Daarurrahman di Jakarta; Pondok Pesantren Buntet, Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, dan Pondok Pesantren Kempek di Cirebon, Jawa Barat; Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB); serta Pondok Pesantren Tambakberas Jombang dan Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri, Jawa Timur. rai


Check out our other content

Check out other tags:

Most Popular Articles